Saka Jawa Logo

Saka Jawa

Batik Kiri
Batik Kanan

Tim Golek Howo

Menjaga Akar, Merawat Warisan Jawa

Di tengah derasnya arus modernisasi, banyak generasi muda yang mulai kehilangan jejak warisan leluhurnya sendiri. Bahasa, seni, dan filosofi Jawa kian terasa asing — bukan karena tak berharga, melainkan karena belum ada jembatan yang cukup kokoh untuk menyeberanginya.

Cerita Kami

Mengapa Saka Jawa Lahir?

Saka Jawa lahir dari satu kegelisahan sederhana: warisan budaya Jawa yang kaya dan adiluhung terasa semakin jauh dari jangkauan generasi muda. Batik, wayang, gamelan, dan kuliner tradisional bukan sekadar tradisi — ia adalah sistem nilai, filosofi hidup, dan identitas yang dibangun selama berabad-abad.

Kami, Tim Golek Howo, percaya bahwa pelestarian budaya tidak harus kaku dan membosankan. Dengan pendekatan digital yang interaktif dan visual yang menarik, kami menghadirkan pengalaman mengenal budaya Jawa yang terasa segar, relevan, dan menyenangkan.

Nama “Saka Jawa” sendiri bermakna “pilar Jawa”— sebuah harapan bahwa platform ini menjadi tonggak penopang bagi keberlangsungan budaya Jawa di era modern.

Kami tidak membangun museum digital. Kami membangun jembatan — antara masa lalu yang kaya makna dan generasi muda yang penuh potensi.

Mockup Saka Jawa

Arah & Tujuan

Visi & Misi

Visi

Menjadi platform digital terdepan yang menghidupkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya Jawa — melalui pengalaman yang interaktif, mendalam, dan mudah diakses oleh siapa pun, di mana pun.

Misi

Menyajikan konten budaya Jawa (Batik, Wayang, Gamelan, Kuliner) secara visual dan interaktif; membangun ekosistem digital yang mendorong kolaborasi antargenerasi; serta berkontribusi pada pelestarian warisan budaya yang diakui dunia.

Pondasi Kami

Nilai-Nilai Kami

Empat prinsip utama yang menjadi landasan setiap langkah Tim Golek Howo

Pelestarian

Melestarikan warisan leluhur Jawa agar tidak terkikis zaman

Edukasi

Menyebarkan pengetahuan budaya secara menarik dan mudah dipahami

Interaktif

Menghadirkan pengalaman digital yang hidup, visual, dan engaging

Kolaboratif

Membangun sinergi antara komunitas, seniman, dan generasi muda

Global Goals

Kontribusi terhadap SDGs

Saka Jawa mendukung tiga tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian budaya, penghidupan perajin, dan pengetahuan tradisional yang selaras dengan alam.

SDG 8

Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi

Mendukung penghidupan perajin batik, dalang, dan pengrajin tradisional dengan membuka akses pasar dan apresiasi yang lebih luas terhadap karya mereka.

SDG 11

Kota & Komunitas Berkelanjutan

Dengan mempromosikan warisan budaya lokal, Saka Jawa berkontribusi pada pembangunan komunitas yang inklusif, berkelanjutan, dan memiliki identitas budaya yang kuat di tengah modernisasi.

SDG 15

Ekosistem daratan

Turut menjaga pengetahuan tradisional tentang bahan alami, seperti pewarna batik dari tumbuhan, yang selama ini menopang kelestarian lingkungan sekitar.

Orang-Orangnya

Tim Golek Howo

Tiga orang dengan satu visi — mendekatkan generasi muda pada warisan budaya Jawa melalui teknologi.

Donald Terrifortino

Donald Terrifortino

Frontend Designer

Byatara Ade Wisnubrata

Byatara Ade Wisnubrata

Frontend Designer

Mohamad Hilmi Azzam

Mohamad Hilmi Azzam

Frontend Designer

Siap Menjelajahi
Kekayaan
Budaya Jawa?

Wayang CTA Mobile

Temukan cerita, filosofi, dan warisan yang hidup dalam setiap Pendhapa — batik, wayang, gamelan, dan kuliner menanti Anda.

Kembali ke Pendhapa